Also Featured In

© 2017 Mybitcoin.Asia

Perusahaan Energi ENGIE Bermitra Dengan Perusahaan Konsultan untuk Membuat Penawaran Perangkat Lunak Blockchain

September 8, 2018

 

Perusahaan utilitas listrik ENGIE yang bermarkas di Prancis bekerjasama dengan  perusahaan konsultan Maltem Consulting Group telah bersama-sama mendirikan perusahaan pengembangan blockchain yang dirancang untuk pelanggan komersial, menurut siaran pers yang dipublikasikan pada 7 September.

 

Pendanaan besar besaran dikucurkan oleh kedua belah pihak pada proyek baru yang disebut Blockchain Studio menerima pendanaan benih sebesar € 1,9 juta (sekitar $ 2,1 juta). Blockchain Studio telah menciptakan perangkat lunak untuk perusahaan komersial yang terdiri dari dua alat dasar. Satu alat difokuskan pada pengembangan kontrak cerdas dan memungkinkan penerapannya oleh pengguna tanpa latar belakang teknis. Alat lain mengelola pembuatan infrastruktur blockchain berbasis cloud atau berbasis server.

 

Merger kedua perusahaan ini berencana untuk meluncurkan layanannya terutama di pasar Asia pada awal 2019, dengan kantor di Singapura. Pada akhir semester keuangan pertama tahun depan, Blockchain Studio juga akan membuka operasi di Eropa Selatan.

 

 

Yves Le Gélard, Wakil Presiden Eksekutif dan Chief Digital Officer ENGIE menyatakan antusiasme terhadap proyek baru:

“Kami sangat senang dapat berkontribusi dalam pengembangan ini, yang seharusnya memungkinkan teknologi Blockchain dapat diakses oleh banyak aktor. Ini adalah contoh bagus dari alat inovatif yang berkontribusi pada transformasi digital ENGIE. ”

ENGIE sebelumnya telah mengeksplorasi aplikasi blockchain dalam bisnis energinya. Pada bulan Juli, pusat penelitian perusahaan Grup ENGIE, ENGIE Lab CRIGEN, menandatangani Memorandum of Understanding dengan IOTA Foundation. Kolaborasi difokuskan pada eksplorasi dan eksperimen dengan teknologi IOTA Tangle di sektor energi.

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Please reload

Harga Bitcoin USD
Cari berdasarkan Tags