Also Featured In

© 2017 Mybitcoin.Asia

Pertukaran Data Blockchain Indonesia Menarik Mantan Menteri Keuangan

September 5, 2018

 

HARA adalah platform pertukaran data berbasis blockchain global dan terbuka yang berfokus pada peningkatan kehidupan petani di seluruh dunia. HARA diprakarsai oleh Dattabot, Perusahaan besar yang memiliki hubungan erat dengan pemerintah Indonesia dan pihak terkait lainnya yang memiliki visi yang sejalan.

 

Tiap pemerintahan memiliki sikap masing2 terhadap cryptocurrency dan blockchain, untuk Indonesia Bank Sentralnya memberikan dukungan pada proyek blockchain pertama yang dipercayakan pada HARA, fokus utamanya adalah membahas teknologi blockchain di sektor pertanian.

 

Bank Indonesia dan HARA melakukan kolaborasi untuk berbicara tentang potensi kerjasama di sektor pertanian Indonesia dalam meningkatkan produktivitas, memotong biaya transaksi dan meningkatkan pendapatan petani.

 

Dalam kerjasama diantara keduanya, Mantan Menteri keuangan diundang dalam diskusi sebagai konsultan dan memberikan pendapat positifnya bagi kedua belah pihak. Saya merasa terhormat untuk menjadi bagian dari petualangan ini sebagai penasihat untuk HARA, ”- Dr Chatib Basri, mantan Menteri Keuangan Indonesia.

 

HARA selain merangkul pemerintah juga berusaha mengedukasi masyarakat dalam bidang pendidikan tentang Blockchain. Pihaknya menyelenggarakan acara informatif bersama dengan Emurgo Cardano di mana kedua perusahaan berbagi bagaimana mereka berencana untuk menggunakan teknologi blockchain untuk mengatasi masalah nyata. Kemudian, General Electric Indonesia mengundang HARA untuk mendiskusikan blockchain dan proyek mereka dalam sesi pendidikan pribadi.

 

HARApun mengikuti Korea Blockchain Week, di mana CEO Regi Wahyu mempresentasikan proyek di acara Blockchain for Good Society. Selanjutnya, perusahaan ini dijuluki "ICO of the Month" oleh TV Ekonomi Asia.

 

HARA secara berkelanjutan melakukan kolaborasi dan membagi informasi tentang Blockchain. Termasuk mendekati BNI, bank terbesar ke-4 di Indonesia, dan African Business Institute (ABI), dalam persiapan untuk ekspansi ke Uganda akhir tahun ini.

 

Pengembangan teknologi dan penerimaan Blockchain direncanakan sampai sejauh tahun 2020, dimana HARA bertujuan menarik 2 juta petani Indonesia dengan memperluas wilayah penerapannya di seluruh Indonesia. Yang Kemudian menargetkan negara-negara lain didunia yang dimulai dengan Thailand, Vietnam, Bangladesh, Kenya, Uganda, Meksiko, dan Peru.

 

Misi HARA menjadi terobosan besar berikutnya dalam memerangi kemiskinan melalui teknologi blockchain. Dan mencapai sebanyak masyarakat mungkin.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Please reload

Harga Bitcoin USD
Cari berdasarkan Tags